PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo

Kementerian Pertanian Republik Indonesia

PPID Balai Karantina Pertanian Kelas II Gorontalo

EKSPORTIR BARU ASAL GORONTALO, PERDANA KIRIM SANTAN KE CINA




 Gorontalo, 25 September 2021
Gorontalo -- Kementerian Pertanian melalui Karantina Pertannian Gorontalo untuk pertama kalinya memfasilitasi sertifikasi produk olahan kelapa berupa santan sebanyak 24,3 ton dengan negara tujuan Cina milik eksportir baru.

Menurut Sahrir, selain pengiriman perdana, PT MAS juga tercatat sebagai eksportir baru yang difasilitasi pihaknya dalam melakukan ekspor.

Selain Karantina Pertanian Gorontalo yang melakukan penjaminan kesehatan dan keamanan produk yang akan diekspor ini, pihak Bea Cukai Gorontalo juga melakukan fasilitasi Nota Pelayanan Ekspor, NPE dan dukungan fasilitasi lainnya dari instansi terkait di Pelabuhan Anggrek.

"Peningkatannya sangat signifikan, kedepan kami berharap santan Gorontalo dapat menembus negara tujuan ekspor lainnya, dan kami siap mengawal,"'papar Sahrir.

Dorong Hilirasasi

"Sudah bagus, yang diekspor adalah produk olahan. Agar makin banyak nilai tambah yang kita dapat," kata Bambang.

Ajakan yang digagas oleh Menteri Pertanian (Syahrul Yasin Limpo, red) menjadi salah satu program strategis Kementerian Pertanian. "Ekspor bukan hanya soal angka, namun ini juga kebanggaan bangsa. Saya percaya dengan terus bersinergi kita mampu mencapai target nilai ekspor sebanyak tiga kali lipat di tahun 2024," pungkas Bambang.

Ir. Muh Sahrir, MM
Kepala Karantina Pertanian Gorontalo, Badan Karantina Pertanian, Kementerian Pertanian